Tunduk di hadapan kebesaran Allah
Munajat sastra yang dikutip dari al-Basaʾir wa al-Dhakhaʾir karya Abu Hayyan al-Tawhidi; bukan hadis Nabi.
اللهم: إنا نتضاءل عن مشاهدة عظمتك، ونُدِلُّ عليك عند تواتر بِرِّك، ونذل لك عند ظهور آياتك، ونلح عليك عند علمنا بجودك، ونسألك من فضلك ما لا يرزؤك ولا ينكؤك، ونتوسل إليك بتوحيد لا ينتمي إليه خلق، ولا يفارقه حق.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ya Allah, kami merasa kecil di hadapan keagungan-Mu dan menghadap-Mu dengan penuh kepercayaan ketika kebaikan-Mu terus tercurah. Kami merendahkan diri saat tanda-tanda-Mu tampak, dan terus memohon karena kami mengetahui kemurahan-Mu. Kami memohon dari karunia-Mu sesuatu yang tidak mengurangi apa pun dari-Mu dan tidak merugikan-Mu. Kami mendekat kepada-Mu dengan menegaskan keesaan-Mu, yang tidak disamai makhluk mana pun dan tidak terpisah dari kebenaran.
Abu Hayyan al-Tawhidi · al-Basaʾir wa al-Dhakhaʾir