Memohon ampun dan kebaikan Allah
Munajat atau pujian dari Taharat al-Qulub karya Abdul Aziz al-Dirini, bukan hadis Nabi. Dilengkapi dari naskah cetak asli dengan memakai bacaan edisi Dar al-Kutub al-Ilmiyyah tahun 2003.
إلهي ما أمرتنا بالاستغفار إلا وأنت تريد المغفرة، ولولا كرمك ما ألهمتنا المعذرة. أنت المبتدئ بالنوال قبل السؤال، والمعطي من الإفضال فوق الآمال، إنا لا نرجو إلا غفرانك، ولا نطلب إلا إحسانك. أدعوك بلسان أملي لما كَلَّ لسان عملي، إن أطعتك رجوت إحسانك، وإن عصيتك رجعت إليك طالباً غفرانك.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ya Allahku, Engkau memerintahkan kami memohon ampun karena Engkau ingin mengampuni; tanpa kemurahan-Mu Engkau tidak akan mengilhami kami meminta maaf. Engkau memulai pemberian sebelum diminta dan memberikan karunia melebihi harapan. Kami hanya mengharapkan ampunan-Mu dan hanya mencari kebaikan-Mu. Aku memanggil-Mu dengan bahasa harapanku ketika bahasa amalku telah lemah. Jika aku menaati-Mu, aku mengharapkan kebaikan-Mu; jika aku mendurhakai-Mu, aku kembali kepada-Mu memohon ampunan-Mu.
عبد العزيز الديريني، طهارة القلوب والخضوع لعلام الغيوب، دار الكتب العلمية، ٢٠٠٣