Ampunan, rahmat, dan beban yang mampu dipikul
لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًۭا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ
Cara membaca
Lā yukallifullāhu nafsan illā wusʿahā, lahā mā kasabat wa ʿalayhā maktasabat. Rabbanā lā tuʾākhidhnā in nasīnā aw akhṭaʾnā. Rabbanā wa lā taḥmil ʿalaynā iṣran kamā ḥamaltahu ʿalalladhīna min qablinā. Rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bihi, waʿfu ʿannā waghfir lanā warḥamnā, Anta Mawlānā fanṣurnā ʿalal-qawmil-kāfirīn.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebaikan yang diusahakannya dan menanggung akibat keburukan yang dikerjakannya. “Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan. Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami dengan beban berat sebagaimana Engkau membebani orang-orang sebelum kami. Tuhan kami, janganlah Engkau membebankan kepada kami sesuatu yang tidak sanggup kami pikul. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir.”
Sumber: Al-Qur’an 2:286افتح الصفحة في الكتاب