Sulṭān al-ʿUmarī
(تعجيل اللذة يفّوت الفضائل، ويحصّل الرذائل وسببه عدم النظر في العواقب وهذا شغل العقل، وذاك المذموم شغل الهوى).
Cara membaca
(Taʿjīlul-ladhdhati yufawwitul-faḍāʾila wa yuḥaṣṣilur-radhāʾila wa sababuhu ʿadamun-naẓari fil-ʿawāqibi wa hādhā shughlul-ʿaqli wa dhākal-madhmūmu shughlul-hawā.)
Terjemahan Bahasa Indonesia
(Menyegerakan kenikmatan membuat keutamaan terlewat dan menghasilkan keburukan. Sebabnya adalah tidak memperhatikan akibat. Memperhatikan akibat adalah pekerjaan akal, sedangkan perbuatan tercela itu pekerjaan hawa nafsu.)
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Sulṭān al-ʿUmarī). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.