Dua CollectionDoa · Zikir · Mengingat Allah
♡ Dukung perpustakaan

Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.
Sahih Muslim · 1893

Nasihat 1686

Muṣṭafā Shaykh Ibrāhīm Ḥaqqī

سؤال: ما الحكمة في إمهال الله تعالى العصاة؟ الجواب: قيل ليُرِى العباد أن العفو والإحسان أحب إليه من الأخذ والانتقام، وليعلموا غاية شفقته وبره وكرمه. والله حليم صبور يمهل عباده العصاة حتى يتوبوا، " وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍ " (سورة النحل: 61).

Cara membaca

Suʾālun: Mā al-ḥikmatu fī imhālillāhi taʿālā al-ʿuṣāta? Al-jawābu: Qīla liyuriyal-ʿibāda annal-ʿafwa wal-iḥsāna aḥabbu ilayhi minal-akhdhi wal-intiqāmi, wa liyaʿlamū ghāyata shafaqatihi wa birrihi wa karamihi. Wallāhu ḥalīmun ṣabūrun yumhilu ʿibādahul-ʿuṣāta ḥattā yatūbū, wa law yuʾākhidhullāhun-nāsa biẓulmihim mā taraka ʿalayhā min dābbatin. Sūratun-Naḥli: wāḥidun wa sittūna.

Terjemahan Bahasa Indonesia

Pertanyaan: Apa hikmah Allah Yang Mahatinggi memberi penangguhan kepada pelaku maksiat? Jawaban: Dikatakan, agar Dia memperlihatkan kepada para hamba bahwa ampunan dan kebaikan lebih Dia cintai daripada penindakan dan pembalasan, serta agar mereka mengetahui besarnya kasih sayang, kebaikan dan kemurahan-Nya. Allah Maha Penyantun dan Maha Sabar, memberi penangguhan kepada hamba yang bermaksiat hingga mereka bertobat. “Seandainya Allah menghukum manusia karena kezaliman mereka, tidak akan Dia sisakan satu makhluk melata pun di atas bumi.” (An-Nahl: 61).

Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Muṣṭafā Shaykh Ibrāhīm Ḥaqqī). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.

Kembali ke kartu ini

Kunjungan situs…