Dua CollectionDoa · Zikir · Mengingat Allah
♡ Dukung perpustakaan

Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.
Sahih Muslim · 1893

Nasihat 1768

Mengapa nasihat tidak bermanfaat?

Catatan teks sumber

Sumber menulis لم تعلموا, “tidak kalian ketahui”, setelah “ilmu yang kalian ketahui”. Kemungkinan dimaksudkan لم تعملوا, tetapi kutipan diterjemahkan sebagaimana teks, tanpa menggantinya diam-diam.

قيل لحاتم الأصم: مالنا نستمع ولا ننتفع؟ قال: بخلال خمسة فيكم: ما أنعم الله عليكم لم تشكروا، وما علمتم من العلم لم تعلموا، وبمن صحبتم من الأخيار لم تقتدوا، وفيما دفنتم من الأموات لم تعتبروا، وعما أذنبتم إليه لم تتوبوا.

Cara membaca

Qīla li-Ḥātimil-Aṣamm: mā lanā nastamiʿu wa lā nantafiʿ? Qāla: bikhilālin khamsatin fīkum: mā anʿamallāhu ʿalaykum lam tashkurū, wa mā ʿalimtum minal-ʿilmi lam taʿlamū, wa biman ṣaḥibtum minal-akhyāri lam taqtadū, wa fīmā dafantum minal-amwāti lam taʿtabirū, wa ʿammā adhnabtum ilayhi lam tatūbū.

Terjemahan Bahasa Indonesia

Hatim al-Ashamm ditanya: “Mengapa kami mendengarkan tetapi tidak memperoleh manfaat?” Ia menjawab: “Karena lima sifat pada kalian: nikmat yang Allah berikan tidak kalian syukuri; ilmu yang kalian ketahui tidak kalian ketahui; orang-orang baik yang kalian temani tidak kalian teladani; orang-orang mati yang kalian kuburkan tidak kalian jadikan pelajaran; dan dosa yang kalian lakukan terhadap-Nya tidak kalian tobati.”

Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Mengapa nasihat tidak bermanfaat?). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.

Kembali ke kartu ini

Kunjungan situs…