Mengembalikan barang yang diambil
سؤال: رجل يعمل في الشحن الجوي وتتخلف عندهم بضائع أخذ منها مسجلا خلسة وبعد سنوات تاب فهل يرجع المسجل نفسه أو قيمته أو شبيها به، علما بأن هذا النوع قد انتهى من السوق. الجواب: يرجع المسجل نفسه زائداً عليه ما نقص من قيمته لقاء الاستعمال أو تقادم الزمن، وذلك بطريقة مناسبة دون أن يؤذي نفسه، فإن تعذر، تصدق بقيمته نيابة عن صاحبه الأصلي.
Cara membaca
Suʾāl: rajulun yaʿmalu fish-shaḥnil-jawwiyyi wa tatakhallafu ʿindahum baḍāʾiʿu akhadha minhā musajjilan khulsatan wa baʿda sanawātin tāba fahal yurjiʿul-musajjila nafsahu aw qīmatahu aw shabīhan bihi, ʿilman bi-anna hādhan-nawʿa qad intahā minas-sūq. Al-jawāb: yurjiʿul-musajjila nafsahu zāʾidan ʿalayhi mā naqaṣa min qīmatihi liqāʾal-istiʿmāli aw taqādumiz-zamani, wa dhālika biṭarīqatin munāsibatin dūna an yuʾdhiya nafsahu, fa-in taʿadhdhara, taṣaddaqa biqīmatihi niyābatan ʿan ṣāḥibihil-aṣlī.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Pertanyaan: Seorang lelaki bekerja dalam pengiriman kargo udara. Ada barang-barang yang tertinggal pada mereka, dan ia diam-diam mengambil sebuah alat perekam. Setelah beberapa tahun ia bertobat. Apakah ia mengembalikan alat perekam itu sendiri, nilainya, atau barang sejenis, padahal jenis ini sudah tidak tersedia di pasar? Jawaban: Ia mengembalikan alat perekam itu sendiri ditambah nilai penyusutannya karena penggunaan atau berlalunya waktu, melalui cara yang sesuai tanpa menyakiti dirinya. Jika tidak memungkinkan, ia menyedekahkan nilainya atas nama pemilik aslinya.
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Mengembalikan barang yang diambil). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.