Kehidupan para salaf · Halaman 16
الذكـر: عن ميمون بن مهران رحمه الله قال: كان يقال: الذكر ذكران، ذكر الله باللسان، وأفضل من ذلك أن تذكره عند المعصية، إذا أشرفت عليها. [الحلية (تهذيبه) 2 / 55].
Cara membaca
Adh-dhikru: ʿAn Maymūni bni Mihrāna raḥimahullāhu qāla: Kāna yuqālu: Adh-dhikru dhikrāni, dhikrullāhi bil-lisāni, wa afḍalu min dhālika an tadhkurahu ʿindal-maʿṣiyati, idhā ashrafta ʿalayhā. [Al-Ḥilyatu (tahdhībuhu) 2/55].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Zikir: Dari Maimun bin Mihran, semoga Allah merahmatinya, ia berkata, “Dahulu dikatakan: Zikir ada dua macam: mengingat Allah dengan lisan, dan yang lebih utama daripada itu ialah mengingat-Nya saat hendak bermaksiat, ketika engkau sudah berada di ambang melakukannya.” [Al-Hilyah (ringkasannya) 2/55].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Kehidupan para salaf · Halaman 16). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.