Dua CollectionDoa · Zikir · Mengingat Allah
♡ Dukung perpustakaan

Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.
Sahih Muslim · 1893

Nasihat 2028

Kehidupan Salaf · Halaman 18

سَمِع أعرابيّ ابنَ عباس رضى الله عنهما وهو يقرأ " وَكُنتُمْ عَلَىَ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا " [آل عمران: 103] فقَال: والله ما أنقذهم منها وهو يُريد أن يُدخِلَهم فيها، فقال ابن عباس: خُذْها من غير فقيه. [عيون الأخبار 2 / 533].

Cara membaca

Samiʿa aʿrābiyyun Ibna ʿAbbāsin raḍiyallāhu ʿanhumā wa huwa yaqraʾu: Wa kuntum ʿalā shafā ḥufratin minan-nāri fa-anqadhakum minhā. Ālu ʿImrāna: miʾatun wa thalāthatun. Fa-qāla: Wallāhi mā anqadhahum minhā wa huwa yurīdu an yudkhilahum fīhā. Fa-qāla Ibnu ʿAbbāsin: Khudh-hā min ghayri faqīhin. ʿUyūnul-Akhbāri: ithnāni / khamsumiʾatin wa thalāthatun wa thalāthūna.

Terjemahan Bahasa Indonesia

Seorang Badui mendengar Ibnu Abbas, semoga Allah meridai keduanya, membaca: “Kalian dahulu berada di tepi jurang neraka, lalu Dia menyelamatkan kalian darinya.” [Ali Imran: 103]. Ia berkata: Demi Allah, Dia tidak menyelamatkan mereka darinya sambil menghendaki memasukkan mereka kembali ke dalamnya. Ibnu Abbas berkata: Ambillah perkataan ini dari orang yang bukan ahli fikih. [Uyun Al-Akhbar 2/533].

Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Kehidupan Salaf · Halaman 18). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.

Kembali ke kartu ini

Kunjungan situs…