Kehidupan para salaf · Halaman 19
حفظ اللسان من كثرة الكلام: عن يحيى القطان قال: ما ساد ابن عون رحمه الله الناس أن كان أتركهم للدنيا، ولكن إنما ساد ابن عون الناس بحفظ لسانه. [الحلية (تهذيبه) 1 / 442].
Cara membaca
Ḥifẓul-lisāni min kathratil-kalāmi: ʿAn Yaḥyāl-Qaṭṭāni qāla: Mā sāda Ibnu ʿAwnin raḥimahullāhun-nāsa an kāna atrakuhum lid-dunyā, wa lākin innamā sāda Ibnu ʿAwnin an-nāsa biḥifẓi lisānihi. [Al-Ḥilyatu (tahdhībuhu) 1/442].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Menjaga lisan dari banyak berbicara: Dari Yahya Al-Qaththan, ia berkata, “Ibnu Aun, semoga Allah merahmatinya, tidak menjadi pemuka orang-orang karena ia paling meninggalkan dunia. Ia menjadi pemuka mereka karena menjaga lisannya.” [Al-Hilyah (ringkasannya) 1/442].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Kehidupan para salaf · Halaman 19). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.