Dua CollectionDoa · Zikir · Mengingat Allah
♡ Dukung perpustakaan

Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.
Sahih Muslim · 1893

Nasihat 2181

Kehidupan Salaf · Halaman 19

حفظ اللسان من الغيبة: قيل للربيع بن خثيم رحمه الله: ألا تذكر الناس؟ فقال: ما أنا عن نفسي براضٍ، فأتفرّغَ من ذمها إلى أن أذمّ الناس، إن الناس خافوا الله في ذنوب الناس، وأمِنوه على ذنوبهم. [صفة الصفوة 3/40].

Cara membaca

Ḥifẓul-lisāni minal-ghībati: Qīla lir-Rabīʿi bni Khuthaymin raḥimahullāhu: Alā tadhkurun-nāsa? Fa-qāla: Mā anā ʿan nafsī bi-rāḍin fa-atafarragha min dhammihā ilā an adhumman-nāsa innan-nāsa khāfullāha fī dhunūbin-nāsi wa aminūhu ʿalā dhunūbihim. Ṣifatuṣ-Ṣafwati: thalāthatun / arbaʿūna.

Terjemahan Bahasa Indonesia

Menjaga lisan dari gibah: Ar-Rabi bin Khutsaim, semoga Allah merahmatinya, ditanya: Tidakkah engkau membicarakan manusia? Ia menjawab: Aku belum puas terhadap diriku sendiri hingga bisa berhenti mencelanya lalu mencela manusia. Orang-orang takut kepada Allah mengenai dosa orang lain, tetapi merasa aman dari-Nya mengenai dosa mereka sendiri. [Shifat Ash-Shafwah 3/40].

Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Kehidupan Salaf · Halaman 19). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.

Kembali ke kartu ini

Kunjungan situs…