Kehidupan para salaf · halaman 20
التوبة والرجوع إلى الله: عن عبد الله بن عون رحمه الله قال: قلب التائب بمنزلة الزجاجة يؤثر فيها جميع ما أصابها، والموعظة إلى قلوبهم سريعة، وهم إلى الرقة أقرب، فداووها من الذنوب بالتوبة، فلرب تائب دعته توبته إلى الجنة حتى أوفدته عليها، وجالسوا التوابين فإن رحمة الله إلى التوابين أقرب. [الحلية (تهذيبه) 2 / 98].
Cara membaca
At-tawbatu war-rujūʿu ilallāhi: ʿan ʿAbdillāhi ibn ʿAwnin raḥimahullāhu qāla: Qalbut-tāʾibi bimanzilatiz-zujājati yuʾaththiru fīhā jamīʿu mā aṣābahā, wal-mawʿiẓatu ilā qulūbihim sarīʿatun, wa hum ilar-riqqati aqrabu, fadāwūhā minadh-dhunūbi bit-tawbati, falarubba tāʾibin daʿat-hu tawbatuhu ilal-jannati ḥattā awfadat-hu ʿalayhā, wa jālisut-tawwābīna fa-inna raḥmatallāhi ilat-tawwābīna aqrabu. [Al-Ḥilyah (tahdhībuhu) 2/98].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Bertobat dan kembali kepada Allah: Abdullah bin ‘Aun, semoga Allah merahmatinya, berkata: Hati orang yang bertobat seperti kaca; segala sesuatu yang mengenainya meninggalkan bekas. Nasihat cepat mencapai hati mereka, dan mereka lebih dekat kepada kelembutan. Maka obatilah hati itu dari dosa dengan tobat. Betapa banyak orang bertobat yang tobatnya memanggilnya menuju surga hingga mengantarkannya ke sana. Duduklah bersama orang-orang yang banyak bertobat karena rahmat Allah lebih dekat kepada mereka. [Al-Hilyah (ringkasan) 2/98].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Kehidupan para salaf · halaman 20). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.