Zikir ketika mendengar azan
يَقُولُ: ((وَأَنَا أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبَّاً، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً، وَبِالْإِسْلاَمِ دِينَاً)) ((يَقُولُ ذَلِكَ عَقِبَ تَشَهُّدِ الْمُؤَذِّنِ)).
Cara membaca
Yaqūlu: Wa anā ashhadu an lā ilāha illā llāhu waḥdahu lā sharīka lahu wa anna Muḥammadan ʿabduhu wa rasūluhu. Raḍītu bi-llāhi rabban wa bi-Muḥammadin rasūlan wa bi-l-islāmi dīnan. Yaqūlu dhālika ʿaqiba tashahhudi l-muʾadhdhin.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ia mengucapkan: “Aku juga bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tanpa sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Aku rida kepada Allah sebagai Tuhan, kepada Muhammad sebagai rasul, dan kepada Islam sebagai agama.” Ia mengucapkannya setelah syahadat yang diucapkan muazin.
Sumber: Hisnul Muslim · Doa 23