Kejujuran dan amanah dalam perdagangan
(87) الصدق والأمانة في التجارة 157 - " التاجر الصَّدوق الأمين مع النبيين والصديقين والشهداء ". [صحيح الترمذي]. 158 - " البيعان بالخيار ما لم يتفرقا، فإن صدقا وبيَّنا بُورِكَ لهما في بيعهما. وإن كذبا وكتما مُحقت بركة بيعهما ". [البخاري]. 159 - " أدخل الله رجلاً الجنة كان سهلاً، بائعاً ومشترياً ". [صحيح النسائي].
Cara membaca
(87) Aṣ-ṣidqu wal-amānatu fit-tijārah. 157 — At-tājiruṣ-ṣadūqul-amīnu maʿan-nabiyyīna waṣ-ṣiddīqīna wash-shuhadāʾ. [Ṣaḥīḥ at-Tirmidhī]. 158 — Al-bayyiʿāni bil-khiyāri mā lam yatafarraqā, fa-in ṣadaqā wa bayyanā būrika lahumā fī bayʿihimā. Wa in kadhabā wa katamā muḥiqat barakatu bayʿihimā. [Al-Bukhārī]. 159 — Adkhalallāhu rajulanil-jannata kāna sahlan, bāʾiʿan wa mushtariyā. [Ṣaḥīḥ an-Nasāʾī].
Terjemahan Bahasa Indonesia
(87) Kejujuran dan amanah dalam perdagangan. 157 — “Pedagang yang jujur dan amanah bersama para nabi, orang-orang yang sangat benar, dan para syuhada.” [Sahih at-Tirmidzi]. 158 — “Penjual dan pembeli memiliki hak memilih selama belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan keadaan barang, diberkahilah jual beli keduanya. Jika keduanya berdusta dan menyembunyikannya, dihapuslah keberkahan jual beli keduanya.” [Al-Bukhari]. 159 — “Allah memasukkan ke surga seorang laki-laki yang bersikap mudah ketika menjual dan membeli.” [Sahih an-Nasa’i].
Sumber: الكلم الطيب · أبواب الأجر وكفارات الخطايا