Ucapan belasungkawa
((إِنَّ للَّهِ مَا أَخَذَ، وَلَهُ مَا أَعْطَى، وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى، فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ)). وَإِنْ قَالَ: ((أَعْظَمَ اللَّهُ أَجْرَكَ، وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ، وَغَفَرَ لِمَيِّتِكَ)) فَحَسَنٌ.
Cara membaca
Inna lillāhi mā akhadha, wa lahu mā aʿṭā, wa kullu shayʾin ʿindahu bi-ajalin musammā, faltaṣbir waltaḥtasib. Wa in qāla: Aʿẓamallāhu ajraka, wa aḥsana ʿazāʾaka, wa ghafara li-mayyitika, fa-ḥasanun.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Sesungguhnya milik Allah apa yang Dia ambil dan milik-Nya apa yang Dia berikan. Segala sesuatu di sisi-Nya memiliki ajal yang telah ditetapkan. Maka hendaklah ia bersabar dan mengharapkan pahala dari Allah. Jika seseorang berkata, “Semoga Allah memperbesar pahalamu, memberikan penghiburan yang baik bagimu, dan mengampuni orang yang telah meninggal yang engkau doakan,” itu juga baik.
Sumber: Hisnul Muslim · Doa 162