Pintu surga pada Senin dan Kamis
تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْإِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ، فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا رَجُلًا كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا
Cara membaca
Tuftaḥu abwābul-jannati yawmal-ithnayni wa yawmal-khamīsi, fa yughfaru likulli ʿabdin lā yushriku billāhi shayʾan illā rajulan kānat baynahu wa bayna akhīhi shaḥnāʾu, fa yuqālu: Anẓirū hādhayni ḥattā yaṣṭaliḥā.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Setiap hamba yang tidak mempersekutukan Allah dengan apa pun diampuni, kecuali seseorang yang memiliki permusuhan dengan saudaranya. Lalu dikatakan: Tangguhkanlah kedua orang ini sampai mereka berdamai.
Sumber: Koleksi teks Islam; sumber rinci tidak tercantum pada kartu asal.