Halaman 3
ما قيل في كتم بعض العلم للمصلحة، وعدم بثه لكل أحد: قال الشعبي رحمه الله: لا تمنعوا العلم أهله فتأثموا، ولا تحدثوا به غير أهله فتأثموا. [الحلية (تهذيبه) 2 / 116].
Cara membaca
Mā qīla fī katmi baʿḍil-ʿilmi lil-maṣlaḥati, wa ʿadami baththihi likulli aḥadin: Qālash-Shaʿbiyyu raḥimahullāhu: Lā tamnaʿul-ʿilma ahlahu fataʾthamū, wa lā tuḥaddithū bihi ghayra ahlihi fataʾthamū. [Al-Ḥilyatu (tahdhībuhu) 2/116].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Perkataan tentang menyembunyikan sebagian ilmu demi maslahat dan tidak menyampaikannya kepada setiap orang: Asy-Syabi, semoga Allah merahmatinya, berkata, “Jangan menahan ilmu dari orang yang layak menerimanya sehingga kalian berdosa. Jangan pula menyampaikannya kepada orang yang tidak layak sehingga kalian berdosa.” [Al-Hilyah (ringkasannya) 2/116].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 3). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.