Halaman 4
عن سفيان قال: جاء ابن لسليمان بن عبد الملك فجلس إلى جنب طاووس فلم يلتفت إليه، فقيل له: جلس إليك ابن أمير المؤمنين فلم تلتفت إليه، قال: أردت أن يعلم أن لله عبادًا يزهدون فيما في يديه. [الحلية (تهذيبه) 2 / 33].
Cara membaca
ʿAn Sufyāna qāla: Jāʾa ibnun li-Sulaymāna bni ʿAbdil-Maliki fa-jalasa ilā janbi Ṭāwusin fa-lam yaltafit ilayhi fa-qīla lahu: Jalasa ilayka Ibnu Amīril-muʾminīna fa-lam taltafit ilayhi. Qāla: Aradtu an yaʿlama anna lillāhi ʿibādan yazhadūna fīmā fī yadayhi. Al-Ḥilyatu tahdhībuhu: ithnāni / thalāthatun wa thalāthūna.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Sufyan berkata: Putra Sulaiman bin Abdul Malik datang dan duduk di sisi Thawus, tetapi Thawus tidak menoleh. Ditanyakan: Putra Amirul Mukminin duduk di dekatmu dan engkau tidak menoleh? Ia menjawab: Aku ingin ia tahu bahwa Allah memiliki hamba yang tidak menginginkan apa yang ada di tangannya. [Al-Hilyah (ringkasannya) 2/33].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 4). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.