Halaman 5
ذم الكسل: قال محمد بن علي رحمه الله لابنه: يا بني، إياك والكسل والضجر، فإنهما مفتاح كل شر. إنك إن كسلت لم تؤد حقًا، وإن ضجرت لم تصبر على حق. [الحلية (تهذيبه) 1 / 507].
Cara membaca
Dhammul-kasali: Qāla Muḥammadu bnu ʿAliyyin raḥimahullāhu li-ibnihi: Yā bunayya, iyyāka wal-kasala waḍ-ḍajara, fa-innahumā miftāḥu kulli sharrin. Innaka in kasilta lam tuʾaddi ḥaqqan, wa in ḍajirta lam taṣbir ʿalā ḥaqqin. [Al-Ḥilyatu (tahdhībuhu) 1/507].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Celaan terhadap kemalasan: Muhammad bin Ali, semoga Allah merahmatinya, berkata kepada putranya, “Putraku, hindarilah kemalasan dan kejengkelan, karena keduanya adalah kunci setiap keburukan. Jika malas, engkau tidak menunaikan hak; jika jengkel, engkau tidak bersabar dalam menunaikan hak.” [Al-Hilyah (ringkasannya) 1/507].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 5). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.