Ikhlas terbebas dari dua penyakit
الإخلاص وذم النفاق والرياء: قال الفضيل بن عياض رحمه الله: تركُ العملِ من أجل الناس رياءٌ والعملُ من أجل الناس شِرْكٌ، والإخلاصُ أن يعافِيَكَ الله عنهما. [السير (تهذيبه) 2/774]
Cara membaca
Al-ikhlāṣu wa dhammun-nifāqi war-riyāʾ: Qālal-Fuḍaylu bnu ʿIyāḍin raḥimahullāh: tarkul-ʿamali min ajlin-nāsi riyāʾun wal-ʿamalu min ajlin-nāsi shirkun, wal-ikhlāṣu an yuʿāfiyakallāhu ʿanhumā. [As-Siyar (Tahdhībuhu) 2/774].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ikhlas dan kecaman terhadap kemunafikan serta riya: Al-Fudhail bin Iyadh, semoga Allah merahmatinya, berkata: “Meninggalkan amal karena manusia adalah riya, dan beramal karena manusia adalah syirik. Ikhlas ialah Allah menyelamatkanmu dari keduanya.” [as-Siyar (edisi ringkas) 2/774].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Ikhlas terbebas dari dua penyakit). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.