Halaman 10
برّ الوالدين وصلة الرحم: عن الأشجعي قال: استسقت أم مسعر رحمه الله ماء منه في بعض الليل فذهب فجاء بقربة ماء فوجدها قد غلبها النوم فثبت بالشربة على يديه حتى أصبح. [الحلية (تهذيبه) 2 / 423].
Cara membaca
Birrul-wālidayni wa ṣilatur-raḥimi: ʿAnil-Ashjaʿī qāla: Istasqat ummu Misʿarin raḥimahullāhu māʾan minhu fī baʿḍil-layli fadhahaba fajāʾa biqirbati māʾin fawajadahā qad ghalabahan-nawmu fathabata bish-sharbati ʿalā yadayhi ḥattā aṣbaḥ. [Al-Ḥilyah (Tahdhībuhu) 2/423].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Berbakti kepada orang tua dan menyambung kekerabatan: Dari al-Asyja‘i, ia berkata: Ibu Mis‘ar, semoga Allah merahmatinya, meminta air darinya pada sebagian malam. Ia pergi dan membawa kantong air, lalu mendapati ibunya tertidur. Ia tetap memegang wadah minum dengan kedua tangan hingga pagi. [Al-Hilyah (ringkasannya) 2/423].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 10). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.