Halaman 11
Catatan teks sumber
Dua frasa «من آخر مرضه» dan «مع آخر مرضه» dalam sumber tampak tidak jelas. Terjemahan mempertahankan perbedaan kata dan waktu tertulis tanpa mengganti dengan redaksi riwayat lain.
حال السلف مع الفتن والمحن: قال رجل لعائشة رضي الله عنها: أنه بلغني أنك تقولين: إذا مرض المسلم كتب له عمله الذي كان يعمل من آخر مرضه، فقالت: ليس هكذا قلت، إنما قلت: يكتب له أحسن عمله مع آخر مرضه. [موسوعة ابن أبي الدنيا 4/252].
Cara membaca
Ḥāluṣ-salafi maʿal-fitani wal-miḥani: Qāla rajulun liʿĀʾishata raḍiyallāhu ʿanhā: Annahu balaghanī annaki taqūlīna: Idhā mariḍal-muslimu kutiba lahu ʿamaluhulladhī kāna yaʿmalu min ākhiri maraḍihi. Faqālat: Laysa hākadhā qultu, innamā qultu: Yuktabu lahu aḥsanu ʿamalihi maʿa ākhiri maraḍihi. [Mawsūʿatu Ibni Abid-Dunyā 4/252].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Keadaan para salaf menghadapi fitnah dan cobaan: Seorang lelaki berkata kepada Aisyah, semoga Allah meridainya, “Telah sampai kepadaku bahwa engkau mengatakan: Jika seorang Muslim sakit, dicatat baginya amal yang dahulu dikerjakannya sejak akhir sakitnya.” Ia menjawab, “Bukan begitu yang kukatakan. Aku mengatakan: Dicatat baginya amal terbaiknya bersama akhir sakitnya.” [Ensiklopedia Ibnu Abi Ad-Dunya 4/252].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 11). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.