Halaman 11
حال السلف مع الفتن والمحن: عزَّى موسى بنُ المهديّ سليمانَ بنَ أبي جعفر عن ابنٍ له، فقال: أَيَسُرُّك وهو بليَّة وفتنة، ويُحْزِنك وهو صلاة ورحمة!. [عيون الأخبار 3/59].
Cara membaca
Ḥāluṣ-salafi maʿal-fitani wal-miḥani: ʿAzzā Mūsā bnul-Mahdiyyi Sulaymāna bna Abī Jaʿfarin ʿan ibnin lahu, faqāla: A-yasurruka wa huwa baliyyatun wa fitnatun, wa yuḥzinuka wa huwa ṣalātun wa raḥmatun! [ʿUyūnul-Akhbāri 3/59].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Keadaan para salaf menghadapi fitnah dan cobaan: Musa bin Al-Mahdi menghibur Sulaiman bin Abi Jafar atas meninggalnya putranya dan berkata, “Apakah ia menyenangkanmu ketika menjadi ujian dan cobaan, tetapi menyedihkanmu ketika menjadi doa dan rahmat!” [Uyun Al-Akhbar 3/59].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 11). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.