Halaman 12
موقف السلف من العمل والسعي في طلب الرزق: عن إبراهيم بن أدهم رحمه الله قال: المسألة مسألتان، مسألة على أبواب الناس، ومسألة يقول الرجل: ألزم المسجد وأصلي وأصوم وأعبد الله، فمن جاءني بشيء قبلته، فهذه شر المسألتين، وهذا قد ألحف في المسألة. [الحلية (تهذيبه) 2 / 480].
Cara membaca
Mawqifuṣ-salafi minal-ʿamali was-saʿyi fī ṭalabir-rizqi: ʿAn Ibrāhīma bni Adhama raḥimahullāhu qāla: Al-masʾalatu masʾalatāni, masʾalatun ʿalā abwābin-nāsi, wa masʾalatun yaqūlur-rajulu: Alzamul-masjida wa uṣallī wa aṣūmu wa aʿbudullāha, faman jāʾanī bishayʾin qabiltuhu, fahādhihi sharrul-masʾalatayni, wa hādhā qad alḥafa fil-masʾalati. [Al-Ḥilyatu (tahdhībuhu) 2/480].
Terjemahan Bahasa Indonesia
Sikap para salaf terhadap bekerja dan berusaha mencari rezeki: Dari Ibrahim bin Adham, semoga Allah merahmatinya, ia berkata, “Meminta-minta ada dua macam: meminta di pintu-pintu orang, dan seseorang berkata: Aku tetap di masjid, salat, puasa, dan menyembah Allah; siapa yang membawa sesuatu kepadaku, aku menerimanya. Yang kedua ini lebih buruk dari kedua macam meminta-minta, dan orang ini telah bersikap mendesak dalam meminta.” [Al-Hilyah (ringkasannya) 2/480].
Sumber: Nasihat dan renungan; atribusi mengikuti kartu sumber (Halaman 12). Ayat dan riwayat yang dikutip mengikuti rujukan dalam teks asal.